Thursday, December 1, 2016

Kerja Keras Kapolri Dalam Mengamankan Demo 212 Disalah artikan




halodunia.net – Maraknya berita tentang Kapolri ingkar janji di media sosial, telah menjadi viral atau trending topic. Hal tersebut dikarenakan adanya pemberitaan mengenai penghadangan pendemo untuk masuk ke Jakarta. Sampai saat ini belum ada klarifikasi atas pembenaran berita itu dari pihak terkait. Jadi, diharapkan kepada masyarakat jangan terprovokatif oleh hastag yang disebarluaskan secara sengaja untuk memperburuk citra Kapolri yang sudah berusaha keras untuk mengamankan demo 212
Dibawah ini adalah contoh hastag yang telah menyebar :
#KapolriIngkarJanji 
#Kapolri Ingkar Janji

Monday, November 7, 2016

Badrodin: SU Interpol Harus Optimalkan Kerja Sama Kepolisian Antar Negara

Nusa Dua, (07/11/2016) halodunia.net – Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Badrodin Haiti berharap sidang umum (SU) Interpol di Nusa Dua, Bali dapat dijadikan momentum peningkatan kerja sama kepolisian antar negara. SU Interpol harus juga dimanfaatkan membahas permasalahan kejahatan lintas negara dan solusinya.

“Kita memanfaatkan momentum ini untuk membahas kejahatan transnasional crime yang memang kita menghadapinya masalah terorisme, seperti masalah narkotika,” kata Badrodin.

Badrodin menyampaikan usai acara pembukaan Sidang Umum Interpol ke-85 di Bali Nusa Dua Convention Center, Senin (7/11/2016). “Ini sebetulnya kita harus bisa memanfaatkan momentum untuk bisa membantu memecahkan masalah-masalah strategis dalam hubungannya dalam negara,” sambungnya.

Badrodin mengatakan, kejahatan-kejahatan seperti narkotika, perdagangan manusia, terorisme dan lainnya perlu kerja sama dengan negara-negara lain.

Langkah-langkah strategis untuk mengatasi kejahatan-kejahatan itu akan dirumuskan dalam sidang umum Interpol ini. Rumusan hasil pertemuan akan menjadi satu acuan bagi negara anggota Interpol dalam menetapkan langkah kerja sama yang lebih baik.

“Momentum kerja sama yang lebih baik, langkah strategis dalam penanggulangan transnational organized crime,” ujarnya.

 Badrodin Haiti di sela Sidang Umum Interpol di Nusa Dua, Bali, Senin (7/11/2016)
Badrodin Haiti di sela Sidang Umum Interpol di Nusa Dua, Bali, Senin (7/11/2016)

Badrodin mengatakan, banyak hal dari Polri yang bisa dibagi dengan negara-negara lain dan juga sebaliknya. Seperti bagaimana Indonesia melakukan deradikalisasi, pendekatan, dan strategi penegakan hukum yang sudah diterapkan Polri.

“Demikian juga negara lain yang mungkin baru bagi kita, kita juga bisa mengadopsi dari negara lain, karena masalah taktis, teknis itu kan berkembang, dan kejahatan itu bekembang, sehingga taktis dan teknisnya juga harus berkembang,” ujarnya.

Selain itu, akan ada juga perjanjian-perjanjian bilateral antar Lembaga Kepolisian selama Sidang Umum Interpol ini digelar. Pertemuan itu biasanya akan membahas terkait persoalan yang ditangani kedua negara.

“Jadi kalau misalnya kita dengan Filipina ada masalah, kita bicarakan dengan kepala Kepolisian Filipina,” tutur Badrodin.

The post Badrodin: SU Interpol Harus Optimalkan Kerja Sama Kepolisian Antar Negara appeared first on Halo Dunia.



from Halo Dunia http://ift.tt/2fuQRx0
via IFTTT

Patroli Sabhara dan Polsek Dander Bubarkan Remaja Pesta Miras

Bojonegoro – Patroli gabungan Sat Sabhara dengan Polsek Dander dipimpin oleh Kasat Sabhara AKP Syabain tadi malam Minggu (06/11) pukul 23.00 wib, melaksanakan patroli dan membubarkan remaja meminum minuman keras di Warung milik Sdr. Ngapini Dusun Ngrawan Desa Ngraseh Kecamatan Dander Bojonegoro Jawa Timur. Kasat Sabhara AKP Syabain saat dimintai keterangan mengatakan, patroli yang dilaksanakan […]

Posting Patroli Sabhara dan Polsek Dander Bubarkan Remaja Pesta Miras ditampilkan lebih awal di Tribratanews Bojonegoro.

from Tribratanews Bojonegoro http://ift.tt/2fuNAxQ
via IFTTT

The post Patroli Sabhara dan Polsek Dander Bubarkan Remaja Pesta Miras appeared first on Halo Dunia.



from Halo Dunia http://ift.tt/2fr6NAb
via IFTTT

Pesan Warga Indonesia di Sydney: Indonesia Tetap Damai dan Bersatu

Jakarta, (07/11/2016) halodunia.net – Dalam Pentas Kebersamaan yang digelar di Sydney, sejumlah warga Indonesia di Australia menyatakan deklarasi agar Indonesia tetap damai dan bersatu. Pembacaan Deklarasi ini pun disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo lewat video jarak jauh.

Pada awalnya ‘Pentas Kebersamaan’ digelar sebagai acara temu warga Indonesia di Sydney dan sekitarnya dengan Presiden Jokowi, sebelum mengumumkan menunda kunjungannya ke Australia, hari Sabtu (5/11).

Acara Pentas Kebersamaan digelar di Sydney Showground pada hari Minggu (6/11) dengan dihadiri Duta Besar RI untuk Australia, Nadjib Riphat Kesoema, Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita, dan Kepala BKPM, Thomas Lembong.

Sementara Presiden Jokowi menyaksikan bagian awal dari Pentas Kebersamaan melalui video jarak jauh. Ia pun menyampaikan maaf karena tidak jadi bertemu warga Indonesia yang telah berkumpul di Sydney.

“Saya ingin menyampaikan mohon maaf yang sebesar-besarnya, karena tidak bisa bertatap muka secara langsung dengan bapak, ibu, dan saudara-saudara. Karena situasi di negara kita yang tidak memungkinkan saya meninggalkan Tanah Air, meskipun saat ini semuanya sudah dalam posisi yang baik dan normal kembali…,” ujar Presiden Jokowi.

“Nanti, setelah ketemu schedule-nya, saya akan,moga-mogamasih dalam bulan ini, tetap ke Australia, Sydney dan bisa bertemu….,” ujarnya yang disambut riuh tepuk tangan warga Indonesia yang menyaksikannya di layar lebar.

Sebelum mengakhiri video jarak jauh tersebut, ratusan warga Indonesia menyampaikan deklarasi, sambil membawa spanduk bertuliskan, “Indonesia Damai, Indonesia Bersatu”.

Ratusan warga yang hadir dalam Pentas Kebersamaan menyatakan pesan bagi Indonesia
Ratusan warga yang hadir dalam Pentas Kebersamaan menyatakan ajakan menjaga damai dan tetap bersatu bagi Indonesia.

Foto: Koleksi Kantor Dubes RI di Canberra.

Dan berikut deklarasi yang dilantunkan bersama-sama kehadapan Presiden.

Kami, masyarakat Indonesia di Australia, menyatakan harapan kami:

1. Kedamaian, kami berharap Presiden Jokowi tetap berkomitmen menjaga kedamaian Indonesia.

2. Persatuan, kami berharap bangsa Indonesia yang beragam, tidak terpecah-belah oleh alasan apapun.

3. Ketegasan, kami berharap pemerintah memastikan terlaksananya reformasi hukum, untuk meningkatkan integritas bangsa Indonesia. Indonesia damai, bersatu adalah harapan kita semua.

Saat berbincang dengan Presiden Jokowi, Dubes Nadjib sempat mengatakan kepada presiden bahwa, “inilah wakil-wakil dari 72.000 warga Indonesia yang berada di Indonesia”.

Dalam pembukaan acara ia menyampaikan bahwa warga Indonesia dimanapun tetap bisa mendorong terjaganya keutuhan bangsa.

“Meskipun kita berada di luar negeri, kita tetap bisa membantu dan menjaga persatuan, keutuhan, dan kejayaan nusa dan bangsa. Mari kita bergandengan tangan, saudara-saudaraku… untuk Indonesia yang damai, Indonesia yang bersatu,” kata Dubes Nadjib.

Memanggil mahasiswa pulangSalah satu pembahasan yang dibicarakaan saat Presiden Jokowi ke Australia adalah soal peningkatan perdagangan kedua negara.

Thomas Lembong, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengatakan kerjasama perdagangan yang akan digagas oleh Indonesia dan Australia akan menjadi bersejarah.

“Perjanjian perdagangan pertama dalam lebih dari 10 tahun terkahir, Australia akan punya posisi khusus… menjadi terobosan pertama dalam program perdagangan dan investasi internasional…,” ujar Thomas.

Menurutnya, lewat perjanjian perdagangan ini, Indonesia akan menjadi terbuka sehingga memiliki keberanian untuk memiliki daya saing.

Sementara itu, Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita mengajak agar mahasiswa Indonesia yang telah selesai mengenyam pendidikannya untuk segera pulang ke Indonesia.

“…Indonesia memanggil… negara masih membutuhkan saudara-saudara… untuk itu, setelah selesai, segeralah pulang,” kata Enggartiasto.

“Pertumbuhan ekonomi [RI] di 2016 adalah salah satu yang terbaik, juga di tahun 2017 lebih optimis dengan tax amnesty. Itulah mengapa negara kita menjadi sorotan dan harapan…,” tambahnya.

“Ilmu yang sudah didapatkan [dari Australia] segera untuk bisa diterapkan, karena negara sangat membutuhkan. Perkembangan kita luar biasa dan kita membutuhkan generasi-generasi muda yang sudah belajar di Australia yang ternyata jumlahnya meningkat tajam.”

The post Pesan Warga Indonesia di Sydney: Indonesia Tetap Damai dan Bersatu appeared first on Halo Dunia.



from Halo Dunia http://ift.tt/2ftGyf0
via IFTTT

Polisi Usut Aktor Intelektual di Balik Demo 4 November yang Berakhir Ricuh

Jakarta, (07/11/2016) halodunia.net – Polda Metro Jaya menyelidiki aksi demo damai 4 November 2016 yang kemudian berakhir ricuh. Selain menyelidiki pelaku rusuh, polisi juga mengusut aktor intelektual di balik kericuhan demo tersebut.

“Terkait perkembangan kasus, tim masih bekerja keras untuk mengungkap aktor-aktor di balik kerusuhan yang terjadi pada tanggal 4 November 2016,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/11/2026).

Awi mengungkap bahwa tim terus bekerja untuk menyelidiki satu per satu pelaku kericuhan, sehingga nantinya polisi dapat menggali siapa aktor di balik insiden tersebut.

“Anggota masih di lapangan siang-malam, karena kembali lagi kesabaran rekan semua, masyarakat nanti kita akan ungkap siapa yang memulai keonaran ini,” lanjut Awi.

Ia menambahkan, pihaknya perlu waktu untuk menganalisis barang bukti, salah satunya rekaman video untuk mencari para pelakunya. Sebab, kericuhan dilakukan oleh massa yang perlu dianalisis lebih teliti melalui digital forensik.

“Memang massa jadi tentu kita perlu waktu untuk melakukan analisis digital forensik terkait data-data yang kita terima, serta saksi-saksi yang telah kita periksa,” imbuh Awi.

Polisi telah mengamankan 10 orang dalam insiden tersebut, namun semua dipulangkan karena belum memenuhi unsur untuk ditingkatkan sebagai tersangka.

“Namun, ada 3 (orang) yang ketahuan melakukan pidana, namun alat buktinya kurang cukup sehingga tetap kita pulangkan,” pungkas Awi.

The post Polisi Usut Aktor Intelektual di Balik Demo 4 November yang Berakhir Ricuh appeared first on Halo Dunia.



from Halo Dunia http://ift.tt/2fSFGRr
via IFTTT

Soal Terorisme, Sekjend Interpol: Kita Berbagi Informasi di Pertemuan Ini

Jakarta, (07/11/2016) halodunia.net – Nama-nama seperti Bachrun Naim, Bahrumsah, dan Salim At-Tamimi alias Abu Jandal yang berada tergabung dengan ISIS di Suriah diketahui masih mempengaruhi dan berkomunikasi aktif dengan jaringan teror di Indonesia. Apa kata Interpol soal para buronan Indonesia itu?

“Ini merupakan tantangan global, jadi semakin kompleks. Jadi para pejuang teroris internasional akan jadi salah satu yang kita perangi,” kata Sekretaris Jenderal Interpol Juergen Stock dalam jumpa pers di Bali Nusa Dua Convention Center, Senin (7/11/2016).

Stock mengatakan, para pejuang teroris internasional atau foreign terror fighter itu merupakan sosok terlatih dan sangat radikal. Hal itu menjadi tantangan bersama untuk menanganinya.

“Makanya kita bertemu di Bali untuk bertukar informasi. Kita juga memberikan informasi atas ancaman-ancaman dan itu merupakan tema dari sidang umum (Interpol),” ujar pria asal Jerman itu.

Stock mengatakan, Polri merupakan kepolisian yang sangat efektif untuk diajak kerjasama. Yang mana pertukaran persepektif adalah hal yang penting untuk dilakukan dalam mengatasi kejahatan-kejahatan transnasional.

“Polisi Indonesia juga mendukung upaya-upata global untuk mengatasi masalah internasional, kejahatan dunia maya. Polisi Indonesia merupakan anggota yang penting untuk mendukung upaya-upaya komunitas kita (Interpol)” tuturnya.

Menurut Stock, terorisme adalah fenomena global dan sangat kompleks. Apalagi, para pelaku teror memanfaatkan internet yang menjadi tantangan bagi penegak hukum.

“Kami perlu mencari jawaban yang tepat untuk melakukan proteksi dan juga memberikan kesempatan bagi para penegak hukum untuk memperbaiki. Dan itu dibutuhkan untuk melawan teroris,” ujarnya.

Selain soal terorisme, lanjutnya, hal lain dalam pertemuan Interpol ini adalah untuk memperbaiki database jutaan pelaku kejahatan. Karena itu, sidang ini sangat efesien guna mendukung operasi Interpol yang beranggotakan 190 negara.

“Indonesia telah berpartisipasi dengan operasi ini melalui (mengeluarkan) red notice jika ada tersangka yang dicari. Ini sangat bagus dilakukan,” urainya.

The post Soal Terorisme, Sekjend Interpol: Kita Berbagi Informasi di Pertemuan Ini appeared first on Halo Dunia.



from Halo Dunia http://ift.tt/2fSIe1U
via IFTTT

Badrodin: SU Interpol Harus Optimalkan Kerja Sama Kepolisian Antar Negara

Nusa Dua, (07/11/2016) halodunia.net – Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Badrodin Haiti berharap sidang umum (SU) Interpol di Nusa Dua, Bali dapat dijadikan momentum peningkatan kerja sama kepolisian antar negara. SU Interpol harus juga dimanfaatkan membahas permasalahan kejahatan lintas negara dan solusinya.

“Kita memanfaatkan momentum ini untuk membahas kejahatan transnasional crime yang memang kita menghadapinya masalah terorisme, seperti masalah narkotika,” kata Badrodin.

Badrodin menyampaikan usai acara pembukaan Sidang Umum Interpol ke-85 di Bali Nusa Dua Convention Center, Senin (7/11/2016). “Ini sebetulnya kita harus bisa memanfaatkan momentum untuk bisa membantu memecahkan masalah-masalah strategis dalam hubungannya dalam negara,” sambungnya.

Badrodin mengatakan, kejahatan-kejahatan seperti narkotika, perdagangan manusia, terorisme dan lainnya perlu kerja sama dengan negara-negara lain.

Langkah-langkah strategis untuk mengatasi kejahatan-kejahatan itu akan dirumuskan dalam sidang umum Interpol ini. Rumusan hasil pertemuan akan menjadi satu acuan bagi negara anggota Interpol dalam menetapkan langkah kerja sama yang lebih baik.

“Momentum kerja sama yang lebih baik, langkah strategis dalam penanggulangan transnational organized crime,” ujarnya.

 Badrodin Haiti di sela Sidang Umum Interpol di Nusa Dua, Bali, Senin (7/11/2016)
Badrodin Haiti di sela Sidang Umum Interpol di Nusa Dua, Bali, Senin (7/11/2016)

Badrodin mengatakan, banyak hal dari Polri yang bisa dibagi dengan negara-negara lain dan juga sebaliknya. Seperti bagaimana Indonesia melakukan deradikalisasi, pendekatan, dan strategi penegakan hukum yang sudah diterapkan Polri.

“Demikian juga negara lain yang mungkin baru bagi kita, kita juga bisa mengadopsi dari negara lain, karena masalah taktis, teknis itu kan berkembang, dan kejahatan itu bekembang, sehingga taktis dan teknisnya juga harus berkembang,” ujarnya.

Selain itu, akan ada juga perjanjian-perjanjian bilateral antar Lembaga Kepolisian selama Sidang Umum Interpol ini digelar. Pertemuan itu biasanya akan membahas terkait persoalan yang ditangani kedua negara.

“Jadi kalau misalnya kita dengan Filipina ada masalah, kita bicarakan dengan kepala Kepolisian Filipina,” tutur Badrodin.

The post Badrodin: SU Interpol Harus Optimalkan Kerja Sama Kepolisian Antar Negara appeared first on Halo Dunia.



from Halo Dunia http://ift.tt/2fuQRx0
via IFTTT